Bupati Satono Tawari Menteri Sarawak Beras Sambas

Editor: Redaksi

 

Bupati Sambas H Satono bersama Menteri Industri Makanan, Komoditas, dan Pembangunan Wilayah Sarawak, Malaysia, YB Datok Sri Dr Stephen Rundi Anak Utom (kiri). 

Sambas - Bupati Sambas H Satono menawarkan beras hasil produksi petani Sambas kepada Menteri Menteri Industri Makanan, Komoditas, dan Pembangunan Wilayah Sarawak, Malaysia, YB Datok Sri Dr Stephen Rundi Anak Utom di Sambas, Rabu (08/04/2026). 

Penawaran tersebut disampaikan oleh Bupati, dalam kegiatan Seminar Internasional Upgrading Da'i yang juga di hadiri oleh Menteri Industri Makanan, Komoditas, dan Pembangunan Wilayah Sarawak di aula utama kantor Bupati Sambas, Rabu. 

"Saya dengar pak Menteri (Menteri Menteri Industri Makanan, Komoditas, dan Pembangunan Wilayah Sarawak) membeli beras Vietnam," ujar Bupati dalam kegiatan tersebut. 

Ditengah kondisi dunia seperti sekarang kata Bupati, bagaimana cara pengiriman beras tersebut. 

Karena itu, Bupati Satono menawarkan kepada YB Datok Sri Dr Stephen Rundi Anak Utom untuk membeli beras dari Sambas. 

"Sudah jangan jauh-jauh, beli sama Sambas saja, tinggal kita runding harga, bagaimana, 1 kilonya berapa," kata Bupati Satono disambut tepuk tangan peserta Seminar Internasional tersebut.

Bupati mengatakan, tentu ada regulasi untuk menjual beras ke Sarawak Malaysia. 

"Tapi tentu ada regulasi yang mengatur, tentu pak menteri ingin belikan beras untuk rakyatnya tidak sembarangan," kata Bupati. 

"Maka perlu andil tokoh-tokoh petani yang handal, bagaimana meningkatkan kualitas beras sesuai beras yang diperlukan," katanya. 

Bupati Satono mengungkapkan, Sambas sendiri mempunyai potensi populasi penduduk yang bergerak di sektor pertanian include di dalamnya itu ada perikanan dan perkebunan. 

"Kita memang ada kelebihan, surplus beras kita produksi kita di tahun 2025 121 ribu ton. Sementara konsumsi masyarakat Sambas 60 ribu ton. Sehingga kita surplus, ada sebanyak 62 ribu ton," katanya. 

Share:
Komentar

Berita Terkini