![]() |
| Shalat Istisqa digelar di halaman istana Al Wadzikoebillah Sambas, Minggu (30/08/2026). |
Sambas - Masjid Agung Jami’ Sultan Muhammad Syafiuddin II Sambas menggelar pelaksanaan Sholat Istisqa di halaman Istana Alwatzikhoebillah Sambas, tepat di depan Masjid Agung Jami’ Sultan Muhammad Syafiuddin II Sambas, Minggu (30/8/2026) pagi.
Kegiatan atas inisiasi Pewaris Takhta Kesultanan Alwatzikhoebillah Sambas, Pangeran Ratu Dr. Raden Muhammad Tarhan, S.Pd., M.E., sebagai ikhtiar spiritual bersama dalam menghadapi musim kemarau dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) di Kabupaten Sambas.
Pelaksanaan sholat Istisqa dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti kaum muslimin untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan bagi daerah Sambas.
Bertindak sebagai imam dan khatib dalam sholat Istisqa yang dilaksanakan adalah Mediansyah, S.Pd.I.
Suasana Sholat Istisqa berlangsung dengan khusyuk dimana para jemaah bersama-sama memohon ampun serta berdoa agar kekeringan, kabut asap, dan kesulitan memperoleh sumber air dapat segera berakhir.
Khatib Mediansyah dalam khutbah yang disampaikan, mengajak seluruh jemaah memperbanyak istigfar, berdoa, dan berserah diri kepada Allah SWT.
Kegiatan ini digelar di tengah kondisi musim kemarau dan karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sambas.
Minimnya curah hujan juga menyebabkan sumber air di beberapa lokasi semakin terbatas sehingga menyulitkan proses pemadaman.
Melalui pelaksanaan Sholat Istisqa tersebut, Pangeran Ratu M Tarhan bersama seluruh jemaah berharap hujan segera turun secara merata, membantu penanganan karhutla, menghilangkan kabut asap, serta membawa keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Sambas.
"Harapan kita semua ditengah kondisi cuaca panas saat ini, mudah-mudahan segera turun hujan," katanya.
