![]() |
| Rahmadi, Anggota DPRD Sambas. |
Sambas - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas, Rahmadi mengatakan, persoalan listrik padam yang terjadi berulang kali tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
Menurut Rahmadi, pemadaman listrik, terlebih jika berlangsung cukup lama, sangat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, pelaku usaha, hingga pelayanan publik.
“Yang jelas persoalan ini jangan sampai berlarut-larut. Apalagi pemadaman bergilir yang sangat lama,” ujar Rahmadi.
Ia mengatakan, banyak masyarakat yang menggantungkan aktivitas sehari-hari pada pasokan listrik PLN.
"Pelanggan yang paling terdampak dialami para pedagang, pelaku usaha, hingga fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit," kata Rahmadi.
“Kasihan pedagang, pelaku usaha, termasuk RSU yang sangat ketergantungan dengan listrik. Ini tentu harus menjadi perhatian serius,” katanya.
Rahmadi meminta pihak PLN, dapat memberikan penjelasan yang nyata dan terbuka kepada masyarakat mengenai penyebab seringnya pemadaman listrik di Kabupaten Sambas.
Masyarakat kata Rahmadi, berhak mengetahui persoalan sebenarnya yang menyebabkan listrik kerap padam. Penjelasan yang terbuka dinilai penting agar masyarakat tidak terus bertanya-tanya dan kepercayaan publik terhadap pelayanan listrik tetap terjaga.
“Kita minta berikan penjelasan yang riil kepada masyarakat, ada apa sesungguhnya,” tegasnya.
Rahmadi juga berharap persoalan listrik di Kabupaten Sambas segera mendapatkan solusi konkret.
"Listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kelancaran aktivitas ekonomi, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kehidupan masyarakat secara umum," kata Rahmadi.
“Jangan sampai persoalan ini terus berulang tanpa ada penjelasan dan solusi yang jelas,” katanya.
