Rumah Walet Ambruk Timpa Rumah Warga

Editor: Redaksi author photo
Warga melintas didepan rumah burung walet yang ambruk di desa Lorong kecamatan Sambas

Sambasnews.com (SAMBAS)- Bangunan rumah burung walet yang terdapat di desa Lorong kecamatan Sambas, Jumat siang ambruk.

Kejadian tersebut tidak sampai menelan korban jiwa, walaupun bangunan milik Oskar Deny ini berdampingan dengan rumah warga.

Wakapolres Kabupaten Sambas, Kompol Ridho Hidayat mengatakan, sekitar pukul 13.30 Jumat, bangunan rumah walet tersebut roboh.

"Rumah itu milik Oscar Deni, berupa bangunan walet. Sekitar setengah dua siang tadi, saksi mendengar seperti bangunan retak," ujarnya, Jum'at.

Menurut Wakapolres, ketika kejadian kondisi rumah itu dalam keadaan kosong karena memang diperuntukkan untuk Rumah Walet.

Ia menjelaskan, pada saat itu, saksi sempat mendengar ada suara seperti bangunan retak.

"Rumah itu kosong, karena khusus walet. Dan tidak lama rumah itu roboh setelah terdengar suara tadi," katanya.

Lebih lanjut ia menuturkan, pada saat di selidiki lebih lanjut memang pondasi bangunan yang terletak di pinggir sungai Sambas itu memang sudah mengalami penurunan.

"Setelah di selidiki, pondasi tengah-tengah di belakang dekat sungai sudah turun kebawah dan sudah anjlok. Dan kontruksi bangunan sudah tidak mampu menahan beban bangunan," ungkapnya.

Kontruksi bangunan sebutnya, juga berada di pinggir sungai, sehingga pada saat abrasi sungai bangunan rumah tersebut juga ikut sama-sama turun, akibat abrasi.

Mengenai usia bangunan tersebut hingga roboh. Wakapolres menegaskan, akan meminta keterangan kepada pemilik bangunan.

"jalan panggil saudara Deni, baru kita dalami dan kita informasikan," ucapnya.

Ambruknya bangunan rumah walet, juga berada berdampak terhadap salah satu rumah penduduk di sebelahnya yang merupakan milik Ibu Jusmah.

Perempuan berusia 56 tahun ini mengungkapkan, penghuni di dalam rumahnya ada empat orang dan selamat semua.

"Jadi awalnya jam 12.30 saya dan anak-anak mendengar ada suara seperti kayu patah dan dinding retak, kami semua empat orang dirumah, keluar untuk mencari tahu, ternyata rumah disamping tempat tinggal kami asal suara tersebut, hingga kemudian rumah tersebut ambruk,"ungkapnya.

Dikatakan oleh Jusmah dirinya sudah mewanti-wanti bahwa bangunan rumah walet di sebelah rumahnya akan segera roboh.

"Saya tahu rumah walet ini tak lama lagi akan roboh, jadi kami semua duduk diluar, setengah jam kemudian rumah waletnya benar-benar roboh,"katanya.

Terdapat sebagian atap rumah milik Ibu Jusmah yang rusak akibat tertimpa bangunan yang roboh tersebut.

"Sebulan yang lalu saya sudah sampaikan kepada yang biasa jaga rumah walet ini, tapi katanya tidak mengapa,"tuturnya.

Pemilik bangunan rumah walet diharapkan oleh Jusmah agar bisa mengganti kerusakan rumahnya. yang disebabkan robohnya bangunan rumah walet tersebut.

"Ini rumah saya ada yang rusak diatas, saya harap pemilik rumah walet akan mengganti, kompensasi lah,"harapnya.

Bangunan rumah walet tersebut menurut dia sudah berdiri cukup lama sehingga memang beresiko roboh.

"Seingat saya usianya sudah sekitar 15 tahunan, jadi wajarlah kalau roboh," katanya. (Gindra)
Share:
Komentar

Berita Terkini