Lepas Laskar Elang Laut Gabsis, Sekda Minta Pemain Bermental Juara

Editor: Redaksi author photo
Ketua Askab PSSI Sambas serahkan Jersey kepada sekda mewakili pihak istana Al Wadzikoebillah Sambas

Sambasnews.com, (SAMBAS)-Sekretaris daerah kabupaten Fery Madagaskar menghadiri pelepasan tim kesebelasan sepak bola U17 dan U15 Laskar Elang Laut Gabsis, piala Soeratin 2020 tingkat nasional di Malang dan Magelang.

Pelepasan yang digelar di istana Al Wadzikoebillah Sambas, selain dihadiri oleh Ketua Askab PSSI kabupaten Sambas, Eko Suprihatino, juga dihadiri oleh komandan batalyon 645/GTY, Mayor Infanteri Roni Sugiarto, serta jajaran pengurus Askab PSSI kabupaten Sambas.

Ketua Askab PSSI kabupaten Sambas, Eko Suprihatino mengatakan tim kesebelasan Laskar Elang Laut Gabsis akan mewakili Kalimantan Barat dalam mengikuti piala Soeratin tersebut.

"Kita bersyukur, kedua tim dari kabupaten Sambas mewakili Kalimantan barat mengikuti kejuaraan tersebut. Mudah-mudahan berhasil menjadi juara dalam pertandingan tersebut," ujar Eko, Rabu.

Disebutkan oleh Eko, Gabsis U15 akan bertanding di Magelang pada 16 Februari hingga 1 Maret.

"Insyaallah finalnya hingga 1 Maret, terus usia 17 tahun mulai bermain 10 hingga 24 Februari dikota Malang. Kalbar dua-duanya diwakili oleh kabupaten Sambas," kata Eko.

Para pemain sebut Eko akan berangkat lebih awal, guna menyesuaikan kondisi cuaca dan kondisi kondisi lapangan.

"Kepada pemain agar selalu menjaga nama baik, karena mewakili Kalbar. Jangan lupa untuk selalu sholat dan berdoa," pesan Eko.

Sementara Sekda Sambas Fery Madagaskar mengatakan, pelepasan para pemain yang dilepas dengan ritual Bepapas. Menandakan, jika para pemain telah mewakili seluruh masyarakat kabupaten Sambas.

"Jadi semangatnya harus luar biasa, tidak kenal kalah, kalau menang gembira kalau kalah jangan berkelahi, karena kita mewakili Sambas. Harus bersemangat, jadi pemerintah daerah kabupaten Sambas berharap, semoga keduanya bisa lepas melewati babak demi babak hingga mendapat juara," harap Sekda.

Ia menegaskan, pemain juga harus mempunyai mental juara.
"Harus mental juara ketika sudah keluar dari sini, harus mental juara. Karena yang dihadapi disana pemain dengan badan besar-besar. Tapi jangan takut," kata Fery.

Selain itu, Sekda juga mengingatkan para pemain agar dapat menjaga nama kabupaten Sambas.

"Menang kalah adat permainan, namun harus terus diusahakan untuk menang dalam pertandingan. Kalah menang biasa, tapi harus menang. Kemudian jaga nama Sambas, menang gembira, kalah sportif, jangan kalah sebelum Pluit terakhir berbunyi, kejar terus juga harus kompak. Karena bermain bola sebelas orang satu tim, tidak bisa sendiri. Kita lihat sapu lidi, setelah dikumpulkan jadi kuat. Demikian juga main bola, dengan semangat yang kuat, dan semangat dikontrol, ingat satu menit itu sangat berharga dan menentukan," jelas Sekda. (Gindra)
Share:
Komentar

Berita Terkini