Antisipasi Corona Bupati Minta Masyarakat Tidak Keluar Negeri

Editor: Redaksi author photo
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat pimpin rapat
antisipasi penyebaran virus Covid19 dikabupaten Sambas

Sambasnews.com (Sambas)- Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili meminta masyarakat kabupaten Sambas, membatasi perjalanan keluar negeri guna mengantisipasi penyebaran virus Covid19.

Himbauan tersebut merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh Pemkab Sambas, dalam mengantisipasi penyebaran virus Covid19 dikabupaten Sambas.

Bahkan dalam upaya mengantisipasi penyebaran Virus Covid-19, menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama dengan Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah, Sekda Sambas Ferry Madagaskar, dan unsur forkopimda, Minggu.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang rapat Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, mulai siang hingga sore hari Minggu .

"Kami bersama Wakil Bupati dan unsur Forkopimda Sambas, melaksanakan rapat koordinasi untuk merespon Covid-19," ujarnya.

Atbah mengatakan jika itu , dalam rangka untuk memberikan rasa aman dan antisipasi penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kabupaten Sambas.

"Dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat, dan mengantisipasi penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Sambas," ungkapnya.

Maka katanya, pemerintah Kabupaten Sambas mengambil langkah-langkah dalam rangka antisipasi tersebut.

"Langkah yang kami lakukan dalam upaya antisipasi tersebut, melakukan koordinasi dan komunikasi secara aktif dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam penanganan penyebaran virus Corona," katanya .

Kemudian sebutnya memastikan, bahwa sampai saat ini tidak ada ditemukan positif terpapar covid-19.

"Menganjurkan kepada masyarakat untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat dengan selalu mencuci tangan. Menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan di ruang publik yang melibatkan banyak orang," katanya.

Bupati juga turut menghimbau masyarakat untuk tidak berpergian keluar negeri, dan membatasi perjalanan ke daerah-daerah yang terpapar covid-19.

"Menghimbau masyarakat, untuk tidak menyebarkan berita dan informasi yang tidak benar terkait covid-19. Juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, tenang. Kontrol diri terhadap keluarga dan lingkungan serta selalu berdoa meminta keselamatan kepada Allah SWT," jelasnya.

"Informasi dan pengaduan terkait covid-19 dapat menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, melalui Nomor Hp/WA 081341006024," kata Bupati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Fattah Mariyunani mengatakan saat ini terdapat dua warga yang sedang dalam pengawasan terkait corona.

"Ada dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini, satu di Singkawang dan satu di Sambas," ungkapnya.

Fattah juga menyampaikan prosedural penanganan pasien tersebut. Dia memastikan penanganan si pasien berjalan sesuai prosedur.

"Yang di Sambas Statusnya Pasien Dalam Pemantauan saat ini kondisi membaik, ini kita rawat karena RS Abdul Azis dan Soedarso penuh jadi pasien tetap dirawat di ruang isolasi RSUD Sambas," terang Fattah .

Kadis juga meminta agar masyarakat, untuk tidak khawatir dan tetap tenang, serta selalu menjaga kesehatan.

"Ruang isolasi dan untuk penanganan terhadap pasien cukup memadai, buktinya pasien membaik, namun memang  Alat Pengaman Diri (APD) untuk petugas yang masih seadanya,
Sudah diusahakan minta ke dinkes propinsi barang belum ada, tapi kita juga sudah pesan ke agennya," jelas Fattah. (Gindra)
Share:
Komentar

Berita Terkini