Bupati Dukung Gerakan Tiga Kali Ekspor Petani Milenial Jawai

Editor: Redaksi

 

Bupati Sambas H Satono panen buah naga di desa Sarang Burung Danau kecamatan Jawai


Sambasews.com (SAMBAS)-Bupati Sambas H Satono mendukung Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) di lokasi perkebunan milik petani milenial. Dukungan tersebut dilakukan oleh Bupati, dengan melakukan kunjungan kerja ke Desa Sarang Burung Danau, Kecamatan Jawai, Minggu (30/11/2021). Dalam rangka panen buah naga, sekaligus mendengar aspirasi petani panen buah naga di desa Sarang Burung Danau.

Satono mengatakan, produksi buah naga dari Desa Sarang Burung Danau merupakan yang terbaik di Kabupaten Sambas dan penyuplai kebutuhan buah naga di Kalbar.

“Saya harap petani milenial di Desa Sarang Burung Danau ini terus bertambah dan berinovasi dalam mengembangkan kebunnya. Sehingga produksi bisa dilakukan berkelanjutan guna mendukung Gerakan Tiga Kali Ekspor,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, berdasarkan kajian intensif Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Sambas, Kecamatan Jawai memang sangat cocok menjadi lokasi budidaya buah naga. 

Dia ingin, Desa Sarang Burung Danau menjadi ikon buah naga di Kabupaten Sambas. Sehingga bisa menjadi destinasi sumber buah naga. 

"Salah satu keunggulan buah naga dari Desa Sarang Burung Danau adalah, rasanya sangat manis dengan kadar kemanisan (Brix) 18 persen," ucap Bupati.

Sementara Ketua Gapoktan Maju Bersama desa Sarang Burung Danau, Aspar menjelaskan, sebagian besar lahan yang digarap petani di Desa Sarang Burung Danau adalah lahan gambut, atas kondisi tersebut Aspar berharap pemerintah daerah melalu instansi terkait menyiapkan instrumen untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

“Karena kita semua ketahui bahwa lahan gambut itu sangat rawan terjadi kebakaran. Jadi mudah-mudahan dengan hadirnya Pak Bupati ke desa Sarang Burung Danau, bisa melihat dan mendengar langsung keluhan masyarakat di Desa Sarang Burung Danau dan langsung mengambil sikap dengan memberikan solusi yang konkret,” harap Aspar.

Aspar juga berharap pemerintah memberikan bantuan alat mesin pertanian dan pupuk kepada petani. Di mana kebutuhan tersebut selama ini mejadi kendala petani, dalam meningkatkan produksi pertanian.

“Mudah-mudahan Pak Bupati ke depannya bisa memberi kami bantuan excavator, untuk mengeruk parit yang sudah dangkal sekeliling areal perkebunan masyarakat di Sarang Burung Danau. Kemudian untuk mengatasi masalah kebutuhan air untuk tanaman kami harap ada bantuan pompa air,” pintanya.

Gratieks Digagas Menteri Pertanian

Program Gratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor) menjadi andalan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendorong roda perekonomian.

Digagas oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo tahun lalu, program ini mendorong pengusaha dan eksportir melipatgandakan lalu lintas ekspor pertanian menjadi tiga kali lipat. Dengan ini, produksi dapat mencapai tujuh persen per tahun.

Gerakan ini merupakan bagian dari program jangka panjang yang diyakini memiliki dampak besar pada roda ekonomi nasional. Sebab, ada jutaan orang yang terlibat di sektor pertanian.

Program Gratieks ini dapat menciptakan ekosistem perekonomian yang modern. Sebab, program ini melibatkan penggunaan teknologi, digitalisasi, riset, jejaring maupun kerja sama antara semua pihak baik hulur hingga hilir.


Share:
Komentar

Berita Terkini