![]() |
| Dialog publik dorong pembentukan Dapil III Kalimantan Barat di DPR RI. |
Sambas - Forum Pemekaran Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat III menggelar dialog publik dalam upaya mendorong terbentuknya Dapil Kalbar III yang terdiri dari Kabupaten Sambas, Bengkayang, dan Kota Singkawang, di aula utama Kantor Bupati Sambas, Selasa (11/08/2026).
Forum dialog publik tersebut dihadiri oleh Bupati Sambas H Satono, Wakil Bupati Sambas H Heroaldi, Sekda Sambas Fery Madagaskar, ketua DPRD Kabupaten Sambas H Abu Bakar, dan beberapa anggota DPRD Sambas, serta sejumlah Kepala OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat dari Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, dan Kota Singkawang.
Tampak hadir juga Ketua KPU Kalimantan Barat, Ketua dan anggota KPU Kabupaten Sambas, Ketua Bawaslu Sambas, serta perwakilan organisasi masyarakat, dan perwakilan mahasiswa di Kabupaten Sambas.
Ketua Panitia Dialog publik Forum Pemekaran Dapil Kalimantan Barat III, Fajar Anggreswari mengatakan, kegiatan yang digelar bukan sekedar forum diskusi semata, namun menjadi ruang untuk menyuarakan representasi politik di wilayah perbatasan negeri.
"Forum adalah perjuangan menyuarakan representasi politik wilayah perbatasan," ujar Fajar Anggreswari.
Fajar Anggreswari mengajak, melalui dialog yang digelar sebagai langkah awal mendorong terbentuknya Dapil III Kalbar.
"Mari kita jadikan dialog hari ini, sebagai langkah awal untuk menyatakan gagasan, ide-ide baru untuk memperkuat perjuangan. Dalam memastikan suara masyarakat di wilayah perbatasan benar-benar terwakili," kata Fajar.
Perbatasan negeri di Kabupaten Sambas, Bengkayang kata Fajar, merupakan beranda depan Indonesia yang mencerminkan Negara Indonesia.
"Setiap momentum Pemilu yang datang, masyarakat Sambas, Bengkayang, dan Singkawang selalu menggunakan hak pilih. Namun pertanyaannya, sudahkah daerah ini terwakili suaranya di legislatif," kata Fajar.
"Inilah yang menjadi kegelisahan dan alasan, mengapa forum dan dialog ini hadir," katanya.
