Abrasi Pantai, Jalan Di Paloh Terancam Putus

Editor: Redaksi author photo
Sehan A Rahman


Sambasnews.com (Sambas)-Akses jalan yang merupakan penghubung ke jalan provinsi dan Nasional di Kecamatan Paloh terancam putus akibat abrasi.

Anggota DPRD kabupaten Sambas, Sehan A Rahman bahkan mengatakan, sejumlah
pemukiman masyarakat dan kantin atau tempat usaha serta lahan
pertanian, juga rawan terkena abrasi.

"Warga setempat, sangatvberharap segera ada solusi atas kondisi yang
terjadi. Pasalnya,  jalan yang terancam abrasi tersebut merupakan
satu-satunya akses penghubung beberapa dusun, desa dan kecamatan," ujar Sehan A Rahman.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sambas, Sehan A Rahman SH mengungkapkan kejadian tersebut telah berlangsung lama.

"Kami bahkan, bersama dengan desa, camat dan masyarakat sudah mengusulkan program untuk
mengatasinya, termasuk sampai ke Pemerintah pusat yakni Kementerian PUPR melalui Direktur Sungai dan Pantai," ungkap Sehan.

Dikatakan oleh legislator Golkar ini, karena ini sangat mendesak dan segera, pihaknya tidak bosan-bosan
mengusulkan adanya program untuk mengatasi bahaya abrasi tersebut.

"Ini mengancam keselamatan warga, tempat usaha, lahan pertanian di area tersebut, termasuk Jalan berstatus kabupaten yang menjadi penghubung ke Jalan provinsi (Tanah Hitam) dan Nasional (Merbau- Temajuk),” katanya.

Dikemukakan oleh Sehan kondisi saat ini, gelombang laut bahkan sudah sampai menyeberang ke
sebelah jalan. Karena di bulan seperti sekarang, termasuk November hingga Januari, gelombang laut akan tinggi. Kemudian angin kuat, serta
hujan.

“Sekarang kalau dihitung, tinggal sekitar 5- 8 Meter antara jalan dan
bibir pantai. Dulunya, sampai berkilometer, jaraknya. Diperkirakan
dalam satu tahun, ada lima meter yang terkena abrasi,” katanya.

Disebutkan paling rawan, untuk di wilayah Paloh ada di Desa Kalimantan hingga
Tanah Hitam. Sehingga harus ada pemecah gelombang, yang nantinya rencananya akan juga diadakan program penanaman mangroove.

"Kami mengapresiasi program dari Pemkab Sambas, Pemprov Kalbar dan pemerintah pusat, atas perhatiannya. Namun demikian upaya tersebut perlu ditingkatkan lagi," kata Sehan.(Gindra)
Share:
Komentar

Berita Terkini