Hasil Rapid Test 92 Orang di Sambas Non Reaktif

Editor: Redaksi author photo

dr Fattah Maryunani

Sambasnews.com (SAMBAS)- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr Fatah Maryunani mengatakan sampai dengan saat ini mereka tidak menargetkan batasan berapa banyak yang akan dilaksanakan Rapid Test.

Namun demikian, ia tegaskan seluruh Kecamatan yang ada di kabupaten Sambas nantinya akan dilaksanakan Rapid Test.

Terutama untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang sudah berusia 60 tahun, dan juga pernah lintas dengan pasien positif covid-19.

"Tidak bisa ditargetkan, tapi semua Kecamatan ntar kita lakukan rapid test. Terutama untuk ODP yang usia 60 tahun ke atas, yanh kontak dengan pasien positif," ujarnya, Senin.

Tidak hanya untuk ODP yang pernah kontak dengan pasien positif covid-19, tapi juga dengan pasien pernah kontak dengan Pasien Dengan Pemantauan (PDP) yang meninggal dunia.

"Atau yang kontak dengan PDP yang meninggal, bahkan OTG maupun ODP yang dari daerah merah terutama yang dari kegiatan ijtima, juga nanti akan dilaksanakan Rapid Test," ungkapnya.

Saat ini di ungkapkan oleh Kadis Kesehatan, mereka sudah melaksanakan sedikitnya 92 Rapid Test terhadap warga Sambas.

Dan kabar baiknya, ke 92 orang itu hasilnya Non Reaktif terhadap virus Covid-19.

"Sudah 92 orang (yang dilaksanakan Rapid Test-Red), non reaktif semua," katanya.

Di jelaskan oleh dr Fatah, mereka yang dilakukan Rapid Test tidak hanya lansia yang berumur 60 tahun.

Tapi bagi yang sudah kontak dengan PDP ataupun pasien Covid-19 yang di bawah umur 60 tahun juga dilaksanakan Rapid Test.

"Yang kontak belum tentu 60 tahun, dan sekarang termasuk PDP semua juga di Rapid Test, jadi totalnya sudah 92 orang. Kabar baiknya, semuanya non Reaktif," tutur Fattah. (Gindra)
Share:
Komentar

Berita Terkini