Ikut Pemerintah Pusat Bupati Himbau Warga Sambas Tidak Mudik Lebaran

Editor: Redaksi author photo
Atbah Romin Suhaili


Sambasnews.com (SAMBAS)- Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menghimbau warga kabupaten Sambas yang saat ini sedang berada  diluar Kabupaten Sambas, baik itu yang bekerja di luar Sambas atau para mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di luar Sambas untuk tidak mudik pada lebaran tahun ini.

Himbauan disampaikan Bupati menindaklanjuti apa yang telah disampaikan oleh pemerintah pusat agar untuk sementara waktu untuk tidak mudik. Lantaran sekarang masih kondisi pandemi Covid-19.

"Kita tetap melakukan kewaspadaan hati-hati untuk selalu mentaati dan mematuhi apa yang menjadi himbauan arahan pemerintah. Komitmen kita, khususnya jangan kita sampai tertular dan jangan sampai menularkan," ujar Atbah.

Dasar himbauan pemerintah pusat tersebut kata Atbah, agar masyarakat kabupaten Sambas yang sedang bekerja atau belajar diluar Kabupaten Sambas untuk menunda niat mudik.

"Oleh karena itu dalam konteks ini saya berharap untuk warga sambas yang berada di luar Sambas agar bisa bersabar lebih dulu untuk tidak mudik," ungkapnya.

Ditegaskan oleh Bupati, himbuan untuk tidak mudik ini berlaku untuk sementara, karena saat ini pandemi Covid-19 masih belum selesai.

Namun demikian, ia katakan jika pandemi Covid-19 ini sudah berakhir. Maka warga Sambas yang berada di luar Sambas dipersilahkan kembali pulang ke Sambas.

"Jika masih bisa bertahan di lokasi masing-masing saya berharap untuk tidak kembali ke Sambas. Kecuali dalam keadaan situasi aman nyaman dan ada jaminan bahwa kita dalam kondisi terbaik," katanya.

Menurut Bupati saat ini Pemkab Sambas memang sudah berupaya maksimal untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Dimana pemkab telah menyediakan posko di setiap titik-titik tertentu.

Beberapa posko tersebut adalah di perbatasan Singkawang - Sambas, Perbatasan Sambas dan Bengkayang, di Pelabuhan Sintete, hingga di Perbatasan Sambas dan Malaysia, yang ada di Aruk, dan Temajuk, Paloh.

"Dan ingat setiap batas antara Sambas dan wilayah lain kami dirikan posko dan di sana ada penjagaan ketat baik oleh TNI Polri kemudian Pemda. Begitu juga oleh tim kesehatan di perbatasan Singkawang kita jaga dan di sana ada pemeriksaan," tuturnya.

Pintu perbatasan ke kabupaten Sambas yang lain lanjut Bupati, juga tersedia posko pemeriksaan.

"Juga di batas Bengkayang ada penjagaan ketat dan pemeriksaan, begitu juga posko yang ada di Sintete dan Temajuk. Semua sudah bekerja untuk menghadang secara baik, agar zona-zona merah ini betul-betul Kita waspadai. Jangan sampai Covid-19 menularkan atau tertular kepada masyarakat kita," kata Bupati.
Share:
Komentar

Berita Terkini