Ajak Semua Perketat Kedisiplinan Cegah Penyebaran Covid-19

Editor: Redaksi author photo
Himbau pemilik usaha warung kopi, Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili
memberikan himbauan kepada warga dan pemilik warung kopi

Sambasnews.com (SAMBAS)- Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, mengajak semua lapisan masyarakat semakin memperketat dan meningkatkan kedisiplinan menghadapi kasus pandemi covid 19. Tidak terkecuali untuk pelaku usaha warung kopi maupun warung makanan dan sejenisnya. 

"Seluruh lapisan masyarakat kabupaten Sambas, berkewajiban menjaga agar kabupaten Sambas bisa mempertahankan tingkat kondusifitas pada saat pandemi covid-19 di Kabupaten Sambas," ujar Bupati, Minggu.

Atbah mengungkapkan kabupaten Sambas sekarang di antara dua zona merah, yang mana telah terjadi peningkatan kasus di Kota Singkawang, Sambas juga katanya berada dekat Sarawak Malaysia.

"Ini yang membuat kita harus semakin memperketat dan meningkatkan kewaspadaan, kedisiplinan secara mandiri dan bersama-sama,” kata Bupati.

 dia saat memberikan arahan kepada pemilik warung kopi dan cafĂ© di Pemangkat, Kamis Malam (7/5) didampingi Staf Ahli Bupati Sambas, dr Ketut, Kabag Ops Polres, Paino, Camat Pemangkat Slamet Riyadi dan Forkopimcam Pemangkat.

Bupati menyebutkan pihaknya telah memberikan arahan, terhadap pelaku usaha makanan minuman, hingga kini belum dan tidak dilarang melakukan aktifitas bisnisnya.

Hanya saja diingatkan Bupati, diminta mengikuti protokol kesehatan dan penanganan pencegahan penyebaran covid 19.

“Diantaranya menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan air atau hand sanitizer, menjaga jarak, kebersihan, penggunaan masker,” tutur dia.

Sesuai edaran terbaru untuk pelaku usaha minuman dan makanan, dijelaskan Bupati, persatu tempat usaha, baik warung minuman ataupun makanan, hanya diperbolehkan menggelar satu meja dan dua kursi saja. Mekanisme itu, diingatkan dia, harus dipatuhi.

“Saya telah mengarahkan kepada anggota tim gugus tugas Covid-19 kabupaten, yang termasuk didalamnya TNI Polri dan satuan polisi pamong praja, untuk menggelar patroli satu hari tiga kali. Kita akan terus masifkan edukasi menangani Covid-19 ini, kita beri pemahaman kepada semua lapisan masyarakat, mengajak bersama-sama menangani wabah,” jelas Bupati.

Diungkapkan Bupati saat ia berdialog dan melakukan pendekatan dengan pelaku usaha minuman makanan di Pemangkat, pembatasan gelaran meja kursi, diharapkan bisa meminimalisir penyebaran Covid-19. Bagaimanapun lanjut dia, perekonomian tetap harus berjalan, pelaku usaha diminta tetap bersemangat berjualan.

“Yang harus kita pahami bersama adalah, inilah kondisi wabah, semua menjadi tidak normal. Jika kondisi normal, tidak akan pernah ada kebijakan pemerintah melakukan pembatasan ini. Untuk tolong pengertiannya, kami pahami bersama, bantu dan dukung pemerintah, agar kita semua bisa melalui ini sesegera munkin, agar ini cepat berlalu,” harap Bupati.

Dituturkan Bupati, pemerintah daerah, selain mendorong penjual tetap bersemangat menggelar bisnisnya, menyarankan agar lebih pada layanan take away atau dibungkus.

"Yang harus menjadi perhatian bersama adalah, bagaimana bisnis tetap berlangsung tanpa adanya kerumunan, pemda menghimbau layanannya dengan dibungkus, dinikmati dirumah,” pinta Bupati.
Share:
Komentar

Berita Terkini