Bupati Satono Buka Musda MABM Sambas di Istana Al Wadzikoebillah Sambas

Editor: Redaksi

 

Bupati Satono saat menghadiri Musda MABM Kabupaten Sambas. 

Sambas - Bupati Sambas H Satono menghadiri dan membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke 5 Majelis Adat Budaya Melayu MABM Kabupaten Sambas yang digelar di istana Al Wadzikoebillah Sambas, Sabtu (23/05/2026).

Bupati Satono dalam kesempatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dengan MABM Kabupaten Sambas. 

"Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan lembaga adat, menjadi kekuatan penting dalam menjaga persatuan masyarakat serta membangun karakter daerah yang berlandaskan budaya Melayu," ujar Bupati Satono. 

Adat dan nilai keislaman sebut Bupati, merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat melayu Sambas. 

"Karena itu, proses musyawarah dan mufakat harus terus di kedepankan dalam menentukan arah organisasi maupun pembangunan sosial kemasyarakatan," katanya. 

Satono menilai, keberadaan MABM memiliki posisi strategis dalam menjaga warisan budaya, memperkuat persatuan masyarakat hingga membangun generasi muda yang memahami akar budaya daerahnya. 

"Pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter dan peradaban masyarakat," kata Bupati. 

Bupati Satono mengajak pengurus MABM dapat meningkatkan sinergi dan kebersamaan dalam membangun Sambas. 

"Terima kasih atas sinergi, partisipasi, kolaborasi yang telah dilakukan berjalan baik antara Pemkab Sambas dan MABM Kabupaten Sambas. Sebuah lembaga seperti pemerintah tidak mampu berjalan sendiri tanpa partisipasi, tanpa sinergi dan kolaborasi," kata Satono.

"Artinya, langkah awal ini, ajang silaturahmi hari ini dapat memperkokoh ukhuwah islamiyah di antara semuanya," katanya.

Share:
Komentar

Berita Terkini