Pj Gubernur Kalbar Dukung SMSI, Pembina SMSI Harap Pemilik Media Tingkatkan Kualitas Pemberitaan

Editor: Redaksi

 

Diskusi panel bertajuk literasi beretika menuju kedewasaan demokrasi 2024, rangkaian pelantikan pengurus SMSI kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Pontianak - Pemerintah provinsi Kalbar mendukung keberadaan SMSI, terlebih lagi saat ini telah membentuk  pengurus hingga kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Pj Gubernur Kalbar, yang dibacakan oleh Staf ahli Gubernur Kalbar, Christian Lumano dalam kegiatan pelantikan pengurus SMSI kabupaten dan kota Kalimantan Barat di salah satu hotel di kota Pontianak, Rabu (25/10/2023).

Momen pelantikan ini, dirangkai dengan digelarnya diskusi panel bertajuk literasi beretika menuju kedewasaan demokrasi 2024.

"Pemprov Kalbar sangat mendukung keberadaan SMSI ini. Guna membantu Pemprov Kalbar menyampaikan informasi program dan capaian pembangunan kepada masyarakat luas," ujar Christian Lumano membacakan sambutan Pj Gubernur Kalbar.

Dia berharap, SMSI Kalbar terus bersinergi dengan Pemprov Kalbar dalam membangun informasi pemberitaan secara baik.

Sementara Ketua Dewan Pembina SMSI Kalbar yang juga Ketua PWI Kalbar Gusti Yusri memaparkan ihwal kehadiran SMSI, yang tak terlepas dari PWI. Karena SMSI dilahirkan oleh orang-orang yang notabenenya pengurus PWI Pusat dan daerah, saat pembentukan awalnya.

"PWI dan SMSI ini itung-itung kakak adik lah. Karena SMSI ini terbentuk oleh orang-orang PWI Pusat dan daerah saat awalnya dulu," ucap pria yang juga Raja Tayan bergelar Yang Mulia Pakunegara ini.

Pria dengan sapaan akrabnya Abah ini menekankan sebagai organisasi pemilik media, SMSI diharapkan terus meningkatkan kualitas pemberitaan dan SDM nya. 

"Nah, utamanya untuk wartawan atau jurnalis yang bergabung pada media siber masing-masing. SDM hendaknya terus ditingkatkan," pesannya.

Ketua SMSI Provinsi Kalbar Muhammad Khusyairi usai melaksanakan seremoni pelantikan pengurus kabupaten/kota tersebut menyampaikan sebagai organisasi terbesar di Asia Tenggara, SMSI secara nasional anggotanya telah mencapai 2000 lebih.

Lantas, untuk di Kalbar saat ini berjumlah 35 media siber yang bergabung. Dan masih terdapat sejumlah media masih proses untuk bergabung di SMSI Kalbar.

"SMSI sangat terbuka dan terus meningkatkan sinergisitas dengan pemerintah, KPU, Bawaslu, pihak kepolisian, TNI dan pihak-pihak swasta dalam membangun media siber yang kompetitif dan berkualitas," ungkap pria dengan sapaan akrab Sery Tayan ini.

"Tentunya SMSI pun akan akan meningkatkan kualitas medianya, sehingga akhirnya melahirkan pemberitaan yang mencerdaskan masyarakat," katanya.


Dirangkai dengan diskusi panel

Seremoni pelantikan ini, dirangkai dengan diskusi panel bertajuk literasi beretika menuju kedewasaan demokrasi 2024.

Momen ini menghadirkan nara sumber Bupati Kubu Raya Ketua KPU Kalbar, Komisioner Bawaslu Kalbar, perwakilan Polda Kalbar dan anggota DPRD Provinsi Kalbar. 

Saat diskusi ini, sejumlah pihak sempat melontarkan saran, masukan serta pertanyaan yang cukup kritis kepada para pemateri.

Sehingga suasana semakin dinamis, dibarengi dengan jawaban yang sistematis dan diplomatis.

Diskusi panel ini dipandu jurnalis senior Kalbar, R Rido Rosyid Ibnu Syahrie.

Turut hadir dalam kegiatan saat itu, Ketua KPU Provinsi Kalbar, MS Budi, Komisioner Bawaslu Provinsi Kalbar Erwin Irwan, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Kalbar, Heri Mustamin, perwakilan Subdit Siber Polda Kalbar, Kompol Asep Mustapa Kamal, Ketua PWI Kalbar yang juga pembina/penasehat SMSI Kalbar, Gusti Yusri, Ketua Satupena Kalbar, DR Rosadi Jamani, Ketua IJTI Kalbar, Yuni Ardi (Uun), Ketua JMSI Edi Suhairul (Edi Jenggot) perwakilan AMSI Kalbar Rolf Korah (Robi), perwakilan AJI Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi, Ketua IWOI Kalbar, Syafarudin Delfin, sejumlah BEM perguruan tinggi, para ketua dan perwakilan ormas serta unsur lainnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini